Hilmar Farid: Lupa Status

Peralihan dari akademikus cum aktivis menjadi pejabat negara adalah persoalan tersendiri bagi Hilmar Farid, 49 tahun. Direktur Jendral Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut mengaku masih belum terbiasa dengan rutinitas ala birokrat. “Sekarang kerjaan saya buka- tutup acara,” kata Hilmar, pekan ketiga Juni lalu. Doktor…

Indonesia Butuh Karya Sastra Perjuangan

Saat ini, Kemendikbud melakukan beberapa hal, yaitu mencari karya sastra yang berperan dalam pembentukan karakter, khususnya untuk murid sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Untuk usia tersebut, lanjut dia, buku sastra yang tepat seperti cerita rakyat, dongeng maupun fabel. “Cerita rakyat juga belum tentu semuanya relevan untuk setiap daerah. Misalnya cerita rakyat di Makassar, belum tentu cocok jika diajarkan di Jawa,” kata Hilmar.